Get Free Email Updates!

Signup now and receive an email once I publish new content.

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Ternyata Ini Tokoh Kuliner Indonesia Penggagas Warung Tegal!

Tokoh Kuliner Indonesia
Photo Warung Tegal, Kuliner Tradisional Indonesia

Tahukah Anda kisah menarik tokoh kuliner Indonesia dibalik ketenaran istilah warung tegal yang mungkin dimana Anda makan setiap hari. Namanya adalah Mbah Bergas, dia adalah pionir warung tegal yang membuat warung tegal menjamur di  kota-kota besar. Ini adalah kisah selengkapnya!

Kisah Awal Mbah Berkas (Tokoh Kuliner Indonesia – Penggagas Warteg)

Pionir juragan Warung Tegal (warteg) adalah Seorang Sesepuh yang bernama Mbah Bergas, dan menjadi menjadi ujung tombak dan pelopor yang membawa warga Desa Sidakaton dan Desa Sidapurna – Kabupaten Tegal – Jawa Tengah, pada awalnya dia merantau untuk mengadu nasib ke Ibu Kota Jakarta.

Mbah Bergas, itulah yang pertama kali mengajak warga Desa Sidakaton dan Desa Sidapurna untuk merantau ke ibu kota. Mereka mencari pekerjaan yang layak dan mendapatkan uang untuk memenuhi kehidupan keluarganya di kampung halamannya.

Setelah sampai di Jakarta, mereka kerja seadanya. Sebagian besar mereka menjadi tukang kayu dan tukang batu bekerja di proyek – proyek yang ada di Jakarta pada waktu itu.

Baca artikel sebelumnya:

  1. Inilah Penyebab Masakan Tidak Enak Yang Mungkin Kamu Tidak Tahu!;
  2. 30 Daftar Peralatan Rumah Makan Yang Wajib Tersedia;
  3. Cara Memasak Ikan Gabus Yang Enak dan Manfaatnya Bagi Kesehatan;
  4. 21 Pengertian Terlengkap Tentang Jenis-Jenis Restoran [menurut para ahli];
  5. Asal Muasal Nama Warung Tegal yang Fenomenal.

Peran Sang Istri Tokoh Kuliner Indonesia

Saat di perantauan sambil bekerja Mbah Bergas dan sang istri juga berjualan nasi yang serba praktis. Bahan jualannya seperti nasi ponggol, gorengan tempe, gorengan tahu, rujak kangkung. Menu awal tersebut merupakan ciri khas  makanan tokoh kuliner Indonesia di kampungnya di Tegal.

Kini Mbah Bergas sudah Almarhum. Namun namanya yang harum dan dikenang akan kegigihan serta amal baiknya. Perannya pada terhadap generasi penerus hingga saat ini dan akan terus berkembang, semoga ditempatkan di surga.

Sebagai penghormatan kepada sesepuh yang turut andil dalam perkembangan Warung Tegal di Ibu Kota, warga menamai sebuah tempat pemakaman umum dengan nama Mbah Bergas. Lokasinya berada di Desa Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

 

Keberadaan Warung Tegal telah merambah ke Mancanegara

Saat ini Warung Tegal tidak hanya di Kabupaten/Kota tapi di seluruh Indonesia. Warung Tegal telah merambah ke Mancanegara dan meraih sukses, seperti di Arab Saudi, Amerika, Singapore, Jepang. Disana ada beberapa pengusaha Warung Tegal yang meraih sukses.

Saat ini tokoh kuliner indonesia yang identik dengan Warung Tegal adalah penerusnya bernama Bapak Asmawi. Beliau menuturkan bahwa Warung Tegal muncul seiring dengan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Jakarta. Pembangunannya begitu pesat setelah 20 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tercinta.

Pelajaran dari Tokoh Kuliner Indonesia

Namun setelah mendengar kisah tokoh kuliner indonesia tersebut, perlu kita renungkan. Ada tiga hal yang wajib direnungkan, yaitu bagaimana Manusia, Ruang dan Waktu selalu berubah terus-menerus. Untuk mempertahankan eksistensinya, perlu diimbangi dengan inovatif serta kreatifitas tentang keberadaan Rumah makan tradisional Indonesia seperti warung tegal, warung Sunda dan Warung Padang. Hal ini karena lama kelamaan akan selalu mengalami persaingan yang sangat berat. Saat ini menjamur restoran-restoran luar negeri akibat era globalisasi, seperti Mc Donald, KFC, Starbucks dan lain-lain.

Hal ini telah menyebabkan terjadinya seperti penjajahan baru yang awalnya hanya dalam dimensi ekonomi. Sekarang telah menyentuh dimensi budaya terbukti kita sering melihat para kawula muda, tua dan anak-anak sering berkunjung secara beramai mencicipi bahkan menjadi pelanggan setianya. Semoga Rumah makan tradisional Indonesia warung tegal yang telah di gagas oleh Mbah Bergas tetap Jaya dan warung tradisional lainnya, seperti warung Sunda dan Warung Padang.

Demikian artikel saya buat dan mudah-mudahan didapat pencerahan yang gemilang buat Anda pelaku dan tokoh kuliner Indonesia.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top