Get Free Email Updates!

Signup now and receive an email once I publish new content.

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

2 Metode Paling Umum Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran

Cara menentukan harga jual makanan di restoran atau usaha kuliner lainnya bukanlah hal yang mudah. Kami akan membimbing Anda untuk mampu menentukan harga jual pada menu dengan menggunakan 2 metode yaitu metode titik harga dan persentase biaya makanan.

Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran Cover

Strategi Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran

Anda dapat mengikuti beberapa strategi yang berbeda menentukan cara menentukan harga jual makanan di restoran. Tidak peduli di mana Anda mulai, Anda akan berakhir dengan proses kuno, yaitu coba-coba atau trial and error.

Artikel ini akan memberikan strategi dasarnya, tetapi akhirnya, jika pelanggan Anda tidak mau membayar apa yang telah Anda tetapkan, Anda memiliki masalah. Begitu juga sebaliknya, jika mereka akan membayar lebih dari apa yang Anda tetapkan, Anda kehilangan kesempatan.

  • Beberapa komponen menentukan harga jual makanan di menu restoran Anda antara lain:
  • demografi konsumen,
  • persaingan, dan
  • standar yang diterima.

Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran

Pada bagian selanjutnya, kami membantu Anda memperbaiki “Titik Harga” dan mendapatkan pegangan pada biaya makanan dan bagaimana mereka mempengaruhi harga menu Anda. Kami bahkan menunjukkan cara untuk menjaga agar harga menu Anda bahkan ketika beberapa biaya Anda tidak bekerja sama misalnya karena inflasi kenaikan harga.

Ada 2 metode cara menentukan harga jual makanan di restoran yang dapat Anda gunakan, yaitu Metode Titik Harga dan Metode Persentase Biaya Makanan. Berikut adalah uraian selengkapnya.

Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran dengan Metode Titik Harga

Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran

Metode pertama cara menentukan harga jual makanan di restoran  adalah Metode Titik Harga. Sebelum lebih lanjut, mari kita bahas dulu “Titik Harga” itu apa. Titik Harga merupakan rentang harga untuk suatu jenis item menu makanan atau minuman.

Sebagai contoh, pada menu makan siang Anda, Titik Harga Anda untuk daging ayam mungkin antara Rp 10.000 sampai Rp 15.0000, dan poin harga sayuran Anda bisa berkisar antara Rp 5.000 – Rp 8.000.

Menggunakan Titik Harga untuk menentukan harga menu Anda akan sangat berguna  jika Anda memasuki pasar yang sangat kompetitif.

Misalnya, jika Anda membuka sebuah restoran steak di daerah dengan beberapa restoran yang telah sukses, Anda harus memperhatikan dengan rajin harga yang pesaing Anda tetapkan untuk yang dianggap pengunjung produk sejenis.

Jika Anda memasang harga yang lebih mahal untuk produk Anda, maka Anda wajib membuat titik perbedaan misalnya dalam kualitas, suasana, layanan, dan sebagainya sebagai pembenaran mengapa Anda memasang harga tersebut.

Langkah-Langkah Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran

Menentukan Titik Harga adalah bukan ilmu pasti, berikut akan kami urai pertanyaan sebagai cara menentukan harga jual makanan di retoran dengan metode titik harga ini:

  1. Apa jenis klien yang Anda coba untuk menarik? Misalkan Anda ingin menjadi sebuah restoran keluarga yang melayani makan siang dan makan malam enam sampai tujuh hari seminggu. Ciptakan suasana melalui harga Anda yang mendorong orang untuk makan di sana pada hari kerja dan membawa keluarga. Jika Anda melakukan penelitian Anda dan menentukan bahwa Anda tidak bisa menjual hidangan yang biaya lebih dari Rp 50.000, maka Anda harus mengubah menu dengan harga lebih dari nilai tersebut.
  2. Apa titik harga pesaing Anda? Pikirkan tentang perang menu serba Rp 10.000 yang dilancarkan oleh restoran cepat saji. Sebagian besar memiliki menu Rp 10.000 atau Rp 9.900, tetapi sesungguhnya masing-masing restoran memiliki daftar variasi item yang mereka dapat menjual pada harga tersebut tanpa kehilangan uang.
  3. Apa titik harga konsisten dengan suasana restoran Anda? Jika Anda membuka restoran untuk makan malam, Anda akan keslitan untuk memiliki item dengan harga yang cukup mahal. Ketika orang membayar mahal untuk duduk di restoran Anda, mereka biasanya berharap untuk duduk di meja dengan taplak meja yang bagus dan view yang indah. Mereka juga dapat mengharapkan untuk dapat memesan minuman yang unik. Jika restoran menawarkan Anda tidak, Anda mungkin ingin menurunkan harga poin Anda.
  4. Apa solusi tentang bahan makanan sehingga Anda masih berada pada titih harga yang diinginkan? Dapatkah Anda menggunakan potongan yang lebih murah dari daging untuk menghasilkan rasa yang tetap lezat? Dapatkah Anda membuat menu panggang yang lezat untuk untuk harga menu yang sama? Karena biaya makanan panggang memiliki biaya makanan jauh lebih rendah dari makanan goreng Anda. Anda akan memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi. Anda membuat lebih banyak uang dan memiliki hidangan daging sapi yang besar pada menu.

Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran dengan Metode Persentase Biaya Makanan

Metode kedua cara menentukan harga jual makanan di restoran  adalah Metode Persentase Biaya Makanan.

Persentase biaya makanan Anda adalah biaya semua bahan yang digunakan untuk membuat hidangan (biaya makanan Anda untuk hidangan itu) dibagi dengan harga pada menu. Ini adalah patokan yang Anda gunakan untuk mengontrol biaya yang dikeluarkan dan keuntungan didapat.

Restoran mengambil uang ketika pengunjung memilih item makanan/minuman dari menu dan membayar.

Inilah satu-satunya sumber pendapatan bagi restoran. Oleh karena itu, harga menu Anda harus menutupi biaya makanan Anda melayani, upah karyawan Anda, sewa dan utilitas, dan yang paling penting, keuntungan Anda.

Jadi, ketika Anda menjalankan sebuah restoran, Anda menetapkan target persentase biaya makanan Anda untuk menutupi semua biaya Anda melakukan bisnis.

Langkah-Langkah Cara Menentukan Harga Jual Makanan di Restoran dengan Metode Persentase Biaya Makanan

Berikut akan kami urai tahapan cara menentukan harga jual makanan di retoran dengan metode persentase biaya makanan.

  1. Cari Biaya Setiap Item Makanan. Hitung semua faktor yang menimbulkan biaya dalam semua bahan baku termasuk biaya-biaya terkait dengan menciptakan hidangan, hal ini termasuk makanan/minuman gratis yang Anda tawarkan ke konsumen. Pada intinya hitung semua hal yang memakan biaya saat membuat makanan Anda.
  2. Bagilah biaya tersebut dengan target persentase biaya makanan. Jika Anda ingin menjalankan persentase biaya makanan sebesar 30 persen, maka makanan dengan biaya misalkan Rp 10.000 maka biaya yang dikenakan pada konsumen adalah Rp 25.000 yang merupakan hasil perhitungan Rp 10.000 ÷ 0,40 = Rp 25.000.

Pada berbagai persentase biaya makanan, maka harga Anda akan terlihat seperti ini:

 

PersentaseBiaya MakananHarga Pada Menu
20Rp 10.000Rp 50.000
25Rp 10.000Rp 40.000
30Rp 10.000Rp 34.000
35Rp 10.000Rp 30.000
40Rp 10.000Rp 25.000
45Rp 10.000Rp 24.000
50Rp 10.000Rp 20.000

Jika Anda menggunakan kalkulator untuk menghitung perhitungan kami diatas, Anda mungkin melihat bahwa beberapa dari persentase ini tidak tepat. Sebagai contoh, biaya makanan 30 persen nilai sebenarnya adalah Rp 33.333, tapi harga seperti itu akan menjadi aneh untuk dilihat pada menu. Maka kami bulatkan menjadi Rp 34.000.

Tips: Pembulatan sebaiknya pada angka Rp 2.000 secara bertahap (seperti Rp 30.000, RP 32.000, Rp 34.000, dan seterusnya) atau hanya menghindar dari kenaikan penuh puluhan ribu (seperti Rp 38.000 yang menghindari angka Rp 40.000). Hal ini diakrenakan saat ini pecahan paling mudah ditemukan bernilai Rp 2.000. Dengan cara itu, kosnumen masih merasa diangka kisaran 30 ribu-an di kepala mereka.

Hal yang Harus Anda Ingat

Pada pandangan pertama, Anda mungkin tampaknya akan membuat untung pada setiap hidangan. Dalam 40 persen biaya makanan contoh, Anda mendapatkan untung bersih Rp 15.000 untuk setiap orang memesan hidangan tersebut.

Namun, sebelum Anda memesan tiket liburan ke Bali, jangan lupa bahwa semua overhead yang diperlukan untuk menjalankan restoran dibiayai makanan tersebut. Anda memiliki upah yang harus dibayar seperti koki, pelayan, back office, mesin cuci piring, koki persiapan, koki, manajer Anda, dan orang pengiriman.

Daftar ini seperti hampir tak ada habisnya. Dan hal itu bahkan mulai menghitung overhead untuk menutupi utilitas, sewa, layanan linen, layanan tanaman, dekorasi, cleaning service, dan sebagainya.

Dan apa yang terjadi ketika tamu tidak meng-cancel pesanan karena sutu hal atau pelayan menumpahkan sepiring penuh makanan, tebak siapa yang akan membayar biaya makanan tersebut? Jawabannya sudah pasti Anda.

Penutup

Kedua metode cara menentukan harga jual makanan di restoran diatas tidak ada yang lebih baik. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Seperti kami katakana diawal, semuanya kan kembali kepada metode paling kuno yaitu harus coba-coba (trial and error) sampai menemukan harga makanan pada menu yang tepat.

Untuk mendapatkan pengetahuan dan keahlian yang lain untuk memulai usaha kuliner, Anda dapat bergabung GRATIS dengan Sekolah Bisnis Kuliner Online Deddy Nurfaqih dengan mengisi formulir dibawah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top